RAPAT TIM PENGAWASAN ORANG ASING (TIM PORA) KABUPATEN BINTAN TAHUN 2019

Tanjung Uban, 20 Maret 2019 – Pada hari Selasa, 19 Maret 2019, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban mengadakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Bintan Tahun 2019 di Kantor Bupati Bintan. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa instansi, di antaranya adalah Pemda Bintan, Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bintan, Kesbangpol Kabupaten Bintan, Polres Bintan, Kodim 0315 Bintan, Badan Intelijen Strategis TNI, Dinas Kesehatan Bintan, Syahbandar Tanjung Uban, Kemenag Bintan, dan lain-lain. Bertindak sebagai moderator dalam kegiatan ini adalah Kakanim Kelas II TPI Tanjung Uban, Burhanuddin. Berbagai permasalahan seputar pengawasan terhadap orang asing dipaparkan oleh beberapa narasumber, di antaranya:

  1. Bobby Prabowo selaku Korwil I BIN Daerah Kepri dengan poin-poin pembahasan sebagai berikut, di antaranya:
    • Tantangan berat yang dihadapi oleh intelijen negara akibat perubahan lingkungan strategis global dan regional;
    • Optimalisasi fungsi deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai bentuk ancaman, tantangan, gangguan, dan hambatan terhadap kepentingan dan keamanan nasional.
  1. Ahmad Firmansyah selaku Kadivim Kanwil Kemenkumham Kepri dengan poin-poin pembahasan sebagai berikut, di antaranya:
    • Pentingnya kegiatan pengawasan terhadap Tenaga kerja Asing (TKA);
    • Suatu peraturan perundang-undangan apabila diberlakukan tanpa pengawasan yang efektif, maka dikhawatirkan akan terjadi penyimpangan atau berjalan tidak sebagaimana mestinya;
    • Perlunya peningkatan penguatan Tim Pora di Kepulauan Riau; dan
    • Dalam rangka koordinasi, forum resmi yang terdapat di beberapa instansi bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk saling bertukar informasi.
  1. Yani Firdaus selaku Kepala Rudenim Pusat Tanjungpinang dengan poin-poin pembahasan sebagai berikut, di antaranya:
    • Rudenim pusat Tanjungpinang melakukan pengawasan terhadap Community House Hermes Agro Resort (Bhadra Resort) – Kab. Bintan, Akomodasi non detensi Sekupang – Batam, dan Hotel Kolekta – Batam;
    • Rudenim Pusat Tanjungpinang melakukan pendekatan yang baik tehadap para deteni dengan memberikan berbagai aktivitas produktif bagi mereka;
    • Rudenim Pusat Tanjungpinang memberikan perlakuan khusus kepada para deteni yang melakukan pelanggaran dengan memasukkannya ke ruang isolasi dengan tujuan memberi efek jera; dan
    • Rudenim Pusat Tanjungpinang sudah menerapkan e-government untuk membantu meningkatkan peningkatan pelayanan, seperti pemanfataan apikasi e-klinik dan e-obat.

Sebelum menutup rapat, moderator menyampaikan kesimpulan agar Tim Pora dapat meningkatkan sinergi antar instansi terkait sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing dalam pengawasan terhadap orang asing. Selain itu, Tim Pora perlu untuk ditindaklanjuti dengan melakukan operasi pengawasan gabungan yang disesuaikan dengan DIPA Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Uban serta melibatkan instansi di tingkat kecamatan/kelurahan serta masyarakat melalui peran Pemda. (Tim_Humas)

Share ke social media...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.